Kamis malam (8/10), dikejutkan dengan account twitter Bakmie GM. Keren juga bakmie kesukaanku itu. Istilahnya, maju.
Jumat siang (9/10), aku makan di Boncafe. Tadinya mau makan ngewarung, lah kok terdamparnya di Boncafe. Beuh, ga hemat banget. Boncafe di daerah Gubeng Surabaya sedang mempercantik diri. Cafenya jadi lebih bagus. Terus kepikir-pikir aja. Lebih bagus Boncafe tidak mencoba menyaingi cafe atau resto modern yang mengambil konsep dari Eropa, Amerika ataupun Australia, apalagi Jepang. Mengapa? Karena steak yang disajikan Boncafe bukan steak modern dengan cita rasa bule. Steak di Boncafe adalah steak oldies dengan cita rasa Indonesia. Tidak harus merubah diri kan, bisa mengembangkan. Di Surabaya, belum ada resto atau cafe yang mengangkat tema Indonesia Tempo Doloe dengan masakan jenis steak, kebanyakan tetap masakan Indonesia yang diangkat. Salah satu yang bisa dilakukan Boncafe adalah mengganti seragam pelayan. Diganti dengan kebaya encim. Apalagi bangunan Boncafe yang di dekat TP itu, cukup penjajahan style. Mengapa tidak, mengambil tema masa lampau dengan pelayanan masa kini?Ngomongin Boncafe dan Bakmie GM
10 October 2009 | 7 Comments

10 October 2009 at 6:03 am
Ngomongin makanan jaman nenek moyang
10 October 2009 at 8:09 am
@aam : enak-enak loh jajanan oldies.
10 October 2009 at 7:28 pm
Di Jogja banyak.. Lha mbok mau jajan sampe luber2 wekkk :p
10 October 2009 at 7:30 pm
@aam : Masih ada gulali ndak? Aku kepengen tuh gulali..
12 October 2009 at 12:47 am
skrinsut!!!
12 October 2009 at 1:05 am
Mas didut ini, mesti mintanya skrinsut yaaaa.. Ndak ada mas..
12 October 2009 at 6:05 pm
Di tempat Mbah Minto ada.. Kalo ada Wayang atau Ketoprak biasanya buat Glali