Aku Jatuh Cinta Kepadanya

Aku ini sebenarnya jatuh cinta pada tokoh imajinasi yang aku ciptakan.

Mengapa aku jadi begini? Jatuh cinta pada tokoh yang aku ciptakan. Tapi dia begitu baik dan penyayang.

Sebenarnya, yang begini ini yang harus diakhiri. Mengakhiri selalu lebih sulit dari pada memulai.

Betapa menyenangkannya imajinasi. Betapa menyakitkannya membunuh dia.

Dan di sana, aku sempurna. Tidak tersakiti dan tidak menyakiti.

Kebiasaan buruk yang selalu menyenangkan. Menghidupkan kemudian membunuhnya.

Apabila dia hidup terlalu lama, aku jadi tidak sehat.

Mari menciptakannya. Mari menyayangnya. Mari menari bersamanya. Mari membunuhnya.