Aku Jatuh Cinta Kepadanya

| 7 Comments

Aku ini sebenarnya jatuh cinta pada tokoh imajinasi yang aku ciptakan.

Mengapa aku jadi begini? Jatuh cinta pada tokoh yang aku ciptakan. Tapi dia begitu baik dan penyayang.

Sebenarnya, yang begini ini yang harus diakhiri. Mengakhiri selalu lebih sulit dari pada memulai.

Betapa menyenangkannya imajinasi. Betapa menyakitkannya membunuh dia.

Dan di sana, aku sempurna. Tidak tersakiti dan tidak menyakiti.

Kebiasaan buruk yang selalu menyenangkan. Menghidupkan kemudian membunuhnya.

Apabila dia hidup terlalu lama, aku jadi tidak sehat.

Mari menciptakannya. Mari menyayangnya. Mari menari bersamanya. Mari membunuhnya.

7 Comments

  1. hah?? O__O dibunuhhhh….

  2. kok sama, siiiihh…???aku dr jaman sekolah jg suka nyiptain tokoh imajinasi yg aku cintai loh.tp tokoh imajinasiku itu msh hidup sampe sekarang. :P

  3. Hunny are you okay ??jadi inget salah satu ftv di sctv beberapa tahun lalu … tokoh cewek menciptakan sebuah tokoh pacar idaman yang loveable banget, ngakunya dia itu beneran ada tapi anehnya gak pernah dilihat oleh sahabat2nya, baru menyadari terakhir cuma imajinasinya …

  4. Teman imajiner itu tidak baik kalau dipelihara lama-lama. Secara pernah ngalamin ga punya teman gara-gara lebih suka sama teman imajiner daripada sama manusia beneran.

  5. wah, membunuhnya, sadis, walau harus, hehe…

  6. ini semacam avatar? (unsure)

  7. Setuju ama Alderina Gracia :D

Leave a Reply

Required fields are marked *.

*