Berteman

Merenungi beberapa hal mengenai pertemanan. Jelas dong semakin tua, semakin sedikit teman kita. Pengaruh juga karena semakin besar, semakin tahu sukanya apa dan ga sukanya apa. Ketika ketemu orang baru, langsung lihat apakah suka dan tidak sukanya sejenis. Makin sejenis maka makin akrab. 

Dalam masa pertumbuhan, kalau kita tumbuh jadi orang yang baik maka lingkaran sukanya lebih besar dan cenderung bisa menerima lebih banya orang. Diperbandingkan dengan orang yang kurang baik dengan rasa tidak suka yang banyak. Semakin besar rasa tidak suka yang kita miliki maka semakin sulit cari teman yang sukanya sejenis. Demikianlah rumus yang baru saya ciptakan.

Nah, dengan munculnya facebook, twitter, koprol dan berbagai jejering lain maka yang namanya pertemanan dan berteman tidaklah mengalami perubahan rumus. Sama saja kok rumusannya. 

Semuanya kembali ke kita, seberapa besar kita mau menerima orang lain. Ukuran itulah yang akan menentukan seberapa besar lingkaran pertemanan kita. Ga ada ceritanya orang lain yang salah. Kalau dalam pikiran kita, orang lain yang salah, sebenarnya kita saja yang tidak bisa menerima tidak sukanya dia. Lah soal suka atau tidak suka, itu kan urusan dia dan bukan urusan kita.

Pelajarannya buat saya, saya mesti STOP blaming others! Secara saya hobi bener blaming others :P Lebih gampang dari pada harus mengubah diri saya dan memperluas rasa suka saya pada banyak hal.