Hukuman mati : mati. Hukuman seumur hidup : sejumlah umur pada saat dihukum, misal dihukum umur 35 tahun maka hukumannya ya 35 tahun. Setahuku begitu.
Tapi apa bedanya dihukum mati dan seumur hidup? Toh pada akhirnya akan merasa mati. 35 tahun tidak kontak dengan dunia luar, tidak kontak dengan keluarga dan tidak kontak dengan teman-teman. Bukankah itu juga sudah seperti mati? Mati di dalam dan kemudian membuat pertumbuhan hidup yang lain, bisa jadi malah lebih jahat meskipun diharapkan yang tumbuh adalah yang lebih baik. Bagi yang senang berputus asa, lebih enak hukuman mati. Tidak perlu bersusah payah melewati proses menyakitkan kehilangan diri sendiri. Tidak perlu melahirkan kembali diri sendiri. Bagi yang memang ingin bertobat, proses tadi adalah proses yang menyenangkan. Kesempatan baru yang terbuka. At the end, lebih kapok buat orang kalau dihukum seumur hidup dari pada hukuman mati. Kecuali buat orang-orang pshyco yang super duper membahayakan orang lain (Hanibal Lecture misalnya).Hukuman Mati atau Hukuman Seumur Hidup?
20 April 2010 | 3 Comments

21 April 2010 at 4:35 am
bagi saia yang penting isa bebas… lepas… kutinggalkan semua beban di hatiku….melayang..ku melayang jauh.. melayang dan melayang jauh…
21 April 2010 at 6:18 am
Gajah Pesing : Bisa loh bebas lewat kematian…
21 April 2010 at 9:58 pm
hannibal lecter maksudnya? bukan lecture, karena psikopat satu itu bukan dosen… hihihi