Memandangi Manusia Aneh

Akhir-akhir ini diperhadapkan pada banyak sekali manusia-manusia aneh. Pada dasarnya manusia aneh sih tapi yang ini lebih aneh lagi. Manusia jenis ini, nyinyir dan tembak sana-sini tanpa tahu duduk perkaranya. Nyinyir boleh selama ngerti asal masalahnya apa. Kemudian jangan lupa fitnah kanan kiri, ajak-ajak teman supaya sakit hatinya tidak sendiri. Menyedihkan…

Sayangnya, aku justru banyak bertemu yang jenis begini di gereja. Memang kok ya, namanya manusia. Dimanapun dia berada tidak menjamin kebaikkannya. Aku marah dan jengkel lihat manusia begitu. 

Tapi aku sendiri juga begitu. Aku sering marah dan nyinyir. Kalau mau membela diri ya, aku membela diri dengan menyatakan bahwa aku sedang dalam proses belajar. Dimana pembelaan diri ini menjadi sah, karena memang setiap orang sedang belajar. Menjadi dewasa itu proses yang tidak akan pernah selesai. Proses yang harus dinikmati dan tidak boleh dipanjang-panjangkan.