Akhir-akhir ini diperhadapkan pada banyak sekali manusia-manusia aneh. Pada dasarnya manusia aneh sih tapi yang ini lebih aneh lagi. Manusia jenis ini, nyinyir dan tembak sana-sini tanpa tahu duduk perkaranya. Nyinyir boleh selama ngerti asal masalahnya apa. Kemudian jangan lupa fitnah kanan kiri, ajak-ajak teman supaya sakit hatinya tidak sendiri. Menyedihkan…
Sayangnya, aku justru banyak bertemu yang jenis begini di gereja. Memang kok ya, namanya manusia. Dimanapun dia berada tidak menjamin kebaikkannya. Aku marah dan jengkel lihat manusia begitu.
Tapi aku sendiri juga begitu. Aku sering marah dan nyinyir. Kalau mau membela diri ya, aku membela diri dengan menyatakan bahwa aku sedang dalam proses belajar. Dimana pembelaan diri ini menjadi sah, karena memang setiap orang sedang belajar. Menjadi dewasa itu proses yang tidak akan pernah selesai. Proses yang harus dinikmati dan tidak boleh dipanjang-panjangkan.

5 April 2010 at 1:30 pm
well.. sesuatu “menjadi aneh” tergantung bagaimana melihatnya bukan? blog ini pun bisa “jadi aneh” pabila kita melihatnya dari sudut pandang yg berbeda dgn penulisnya
Yg terpenting dr itu semua brgkali sikap utk memandang segala sesuatu dgn tdk skeptis
Lam kenal..
5 April 2010 at 4:48 pm
Mobi : Betul! Manusia pasti bakal aneh di mata manusia lainnya. Bahkan dirinya sendiri kadang terlihat aneh
6 April 2010 at 3:24 am
Keliatannya semua manusia memang begitu, kalo aku udah mulai nyinyir belok ke timeline sebelah, atau kalo perlu matiin komputer sekalian xD
7 April 2010 at 1:11 pm
timpuk saja pake granat tangan.
7 April 2010 at 1:12 pm
Leonardo : Ndak ada niat melakukan tindakan anarki sih :p
11 April 2010 at 1:19 pm
Manusia pada dasarnya adalah mahluk yang aneh