Mengapa Marah Kalau Tidak Lulus?

Lagi liat Metro TV yang merekam kemarahan siswa SMU. Kemarahan dan tangisan karena tidak lulus. Saya bisa mengerti, sangat bisa mengerti. Mengerti perasaan orang yang tidak lulus.

Tapi kenapa ya menurut siswa yang tidak lulus itu, yang salah adalah guru dan kepala sekolah mereka? Kemudian mereka marah.

Pastinya kalau marah, kebanyakan contoh di tv dan dimana-mana kalau keadaan tidak sesuai dengan kemauan, maka solusinya adalah marah dan sebisa mungkin merusak. Tentu diawali dengan menyalahkan orang lain.

Sedih :(

Lebih sedih lagi statement Menteri Pendidikan. Tapi aku belum dapat sumbernya, tulung dicek dan ricek ya. Jadi gini kira-kira pernyataannya : tingkat ketidak lulusan tinggi karena pengawasan tahun ini lebih ketat dari pada tahun lalu. Kesannya kan, siswa yang lulus di tahun kemarin-kemarin itu, lulus karena tidak diawasi dengan baik sehingga kemungkinan nyonteknya lebih tinggi. Hiks :(

Nb. dapat linknya dari Kitn : http://www.mediaindonesia.com/read/2010/04/24/138105/88/14/Tingkat-Kelulusan-…