Magnivate Group

Keluar Rumah

Aku keluar dari rumah sejak lulus kuliah. Dulu ingin sekali kuliah di Yogyakarta namun tidak diperbolehkan oleh keluarga, jadilah keluar rumahnya terlambat. Berada di rumah dan berada di luar rumah merupakan kondisi yang sangat berbeda. Bagaimana pun juga, berada di rumah membuatku jadi lebih tidak peduli pada pengalaman baru karena berada di rumah sudah membuat hati tenang.

Pengalaman keluar rumah pertama sudah kualami selama kurang lebih 2 tahun. Tapi sewaktu keluar rumah Sidoarjo, aku masuk ke rumah baru bernama Magnivate, yang kemudian berubah nama menjadi XM Gravity. Suka dan duka baru kualami bersama keluarga di XM Gravity. Pengalaman tinggal sendiri di Jakarta, memecahkan masalah sendiri meski masih suka minta uang sama mama, jadi sebuah pengalaman yang sangat menyenangkan.

Namun pada suatu hari kuputuskan untuk keluar rumah lagi. Mengapa? Aku ingin berpetualang dan mengalami hal baru serta mendapatkan pengalaman baru. Semua hal yang baru ternyata menarik meski pun selalu ada keingin untuk kembali ke rumah. Tidak dapat disangkal bahwa keputusan keluar rumah adalah keputusan yang berat. Terbiasa berinteraksi dengan cara A lalu kemudian sekarang tidak ada lagi interaksi tersebut. Terbiasa diurusi oleh semua office boy dan supir membuat jam makan siang jadi lebih berat, sekarang.

Bulan ini merupakan bulan keluar rumah yang berat. Mungkin aku terlihat senang-senang saja tapi tentu di hati ada kesan yang mendalam. Untungnya ada berkah keluar rumah, ada yang mengajak berjalan-jalan ke Kalimantan sehingga shock akibat keluar rumah tidaklah terlalu berat dirasa-rasa.

Semoga pada pengembaraanku selanjutnya, aku menemukan rumah yang baru…

 

5 thoughts on “Keluar Rumah”

Any thoughts?