Bangkok Day 3

Ke IKEA Bangkok dan Nonton di Terminal 21

Kemarin akhirnya mencoba jalan-jalan ke daerah yang agak jauh. Mencoba BTS SkyTrain, memakan baso IKEA dan nonton Bourne Legacy. Sebuah hari yang menarik, dimulai dari Sukhumvit Soi 16

Akhirnya naik kereta cepat dalam kota lagi. Setelah dulu naik MRT di Singapore, di Bangkok pun aku dimanjakan dengan kereta cepat dalam kota. Keretanya terasa persis sekali dengan MRT Singapore, bahkan sampai kotak costumer servicenya juga sama. Ternyata memang yang bikin sama jadi ga heran kalau semuanya sama. Hal pertama yang kulakukan adalah beli tiket terusan yang bernama Rabbit. Harganya 200 baht, dengan jumlah saldo 100 baht dan nanti kalau kartunya sudah tidak dipakai bisa dikembalikan dan aku akan mendapat 50 baht. 50 baht lainnya? Buat biaya bikin kartu sih ya… Cara masuk ke kereta juga tinggal tap kartu ke mesin, ngga perlu orang khusus untuk nyobek tiket kaya KRL di Jakarta. Hihihi.. Kapan ya Indonesia punya beginian? Karena perusahaan kereta api Indonesia itu bagus banget loh, yang paling keliatan jelas kemajuannya ya mereka (dan Pos Indonesia).

Rabbit Card + Bourne Legacy

Dari BTS Udomsuk aku naik shuttle bus ke MegaBagna. Ngga ada bus stop yang jelas, tapi busnya akan datang dan kita bisa naik dari bawah jembatan. Persis kaya di Indonesia kan? Enak juga masih ada kekacauan begini jadi ga berasa terlalu diatur hidup ini. Lalu butuh sekitar 15 menitan ke IKEA dan sesampainya di sana, aku turun di stop yang salah jadi muter ga karuan mau ke IKEAnya. Tipsnya, tunggulah bus stop yang benar sebelum beneran turun. Di IKEA langsung makan siang BASO yang emang enak banget itu. Ada porsi 5 biji kalau di sini, biasanya kan harus 6 atau 8 gitu? Aku agak lupa. Lalu segera bikin kartu IKEA Family supaya bisa menikmati diskon dan kumpulkan poin. Setelah makan, baru deh keliling IKEAnya untuk mencari inspirasi buat apartemen. Sekarang aku masih dipinjemin apartemen sama kantor tapi setelah 9 September harus keluar dan cari apartemen lain. Selain itu, kantor juga akan pindah ke daerah Silom/Sathorn jadi mending cari apartemen yang dekat kantor.

Dari IKEA aku pulang naik BTS lagi dan sesampainya di stasiunku (Asok), aku terinspirasi untuk mampir di mall sebelah stasiun. Sungguh nyaman dan dekat. Mallnya berjudul Terminal 21. Ini dijamin orang Indonesia cukup kalap di sana. Mengingat tempatnya banyak toko kecil-kecil kaya di Mangga Dua tapi buagus. FYI toiletnya gaya deh, pakai pemanas dan pencetan-pencetan canggih gini

High Tech Toilet at Terminal 21, Bangkok
Di Terminal 21, aku memutuskan untuk nonton Bourne Legacy tapi makan es krim pisang dulu (ternyata enak). Sebelum nonton, kita semua diharapkan berdiri untuk menghormati King’s Anthem. Semua langsung berdiri dengan super tegak loh, ga ada yang main-main gitu. Soal bioskop, jelas lebih enak Indonesia. Kursinya terlalu rendah jadi sepanjang nonton harus mendongak dan sakit juga leher lama-lama. Bayarnya sih 60ribu rupiah sudah dapat kursi paling atas yang lebih luas dari pada kursi di bawah-bawahnya. Jadi sepertinya pengaturan bioskop di sini adalah semakin tinggi jadi semakin mahal begitu.

Di Terminal 21 juga menemukan sebuah toko jualan rumput laut kesukaan semua anak kantor lamaku. Tokonya sungguh luas dan menjual snack macam-macam! WAH!

Heaven! Taokaenai Land

Sepulang dari Terminal 21, aku tinggal jalan kaki ke apartemen. Berharap menemukan jajanan pinggir jalan dan ternyata tidak ada sodara! Kelaparanlah ijk karena memang sengaja ngga makan di mall. Ujung-ujungnya mesen lewat room service. Untungnya enak banget. Apa mungkin laper jadi enak banget.

Inilah hasil belanja perdana kemarin!

Result of IKEA + MiniMart Visit

Anyway, selamat ulang tahun Ratu Sirikit :) Seluruh kota nampaknya merayakan dengan memasang fotonya dimana-mana. Sangat disayang sama rakyat deh Raja dan Ratu Thailand. Coba nanti waktu keluar apartemen, akan aku foto untuk kenang-kenangan.

5 thoughts on “Ke IKEA Bangkok dan Nonton di Terminal 21

  1. Selamat ya Mbak alderina utk kepindahannya….pengen nanya nih, kalo apartment di sana sewanya mahal gak ya? Kira2 kalo studio yg dekat dg kereta bts nya berapaan ya? Thanks ya mbak….

Any thoughts?