Menjangan di Bali

20131125-175236.jpg

Cakepnya ngga nahan dalam laut di sekitar Pulau Menjangan di Bali itu. Soft coral dengan berbagai warna. Kaya padang golf buat ikan dan kaya Christmas!

Ceritanya sudah lama sekali aku tidak masuk laut. Harus dong kembali menyelam dari pada sia-sia sertifikat selam yang diambil tahun lalu itu. Kucarilah lokasi selam yang tidak terlalu jauh dan tidak menyeramkan. Airnya tenang tanpa usaha besar bisa gembira. Maka kutemukan Menjangan di Bali. Langsung aku melakukan penelusuran lebih lanjut dna memutuskan untuk pergi ke sana.

Di sela-sela curhat ke @outstandjing , aku memberi tahu niatanku. Rupanya Imam ini tipe anak yang pengenan dan cepat eksekusi. Jadilah dia dan @citradepp memutuskan untuk ikut ke Menjangan. Senang dengan semangat Imam dan Citra mengenai jalan-jalan. Berita ini pun tersebar ke kakaknya Imam. Turutlah dia dan serombongan peneliti dari berbagai negara yang sedang tinggal di Bandung juga terbawa (terbawa dengan pasrah dan suka cita).

Menjelang hari-H, Imam malah tidak jadi ikut. Di hari-H, seorang peserta patah tangan di bandara karena main arm wrestling dan tidak jadi berangkat. Salah satu peserta lain pun menemaninya ke rumah sakit dan baru berangkat keesokan harinya. Sungguh penuh dengan drama. Untungnya teman yang patah tulang ini tidak kenapa-napa setelah operasi pemasangan pen.

Namun perjalananku bersama Citra lancar dan mudah. Sampai di Bali, kami dijemput mobil sewaan dan menuju Motel Mexicola untuk bertemu Daan dan Ahkin yang terlebih dahulu sampai. Kenapa ke Motel Mexicola? Jelas karena termakan trend anak Jakarta yang selalu foto di area resepsionisnya. Lalu kami hanya ngemil dan pindah ke Biku Bali. Di Biku Bali, @WillyIrawan bergabung. Sengaja ke Biku untuk makan berat macam nasi campur bali. Hepi banget! Apalagi diakhiri dengan dessert yang enak. Recommended: Carrot Cake (glutten free, organic, sugar free). Hipster banget kayanya Biku Bali ini.

Dari Biku Bali, kami balik ke bandara untuk menjemput Itcha, kakaknya Imam. Dari bandara langsung CUUUUS ke Pemuteran. Setelah 4 jam perjalanan dalam gelap dan naik-turun melintasi Bali, sampailah kami di Pemuteran yang sudah sepiiiiiiiiiiiiii. Untung ketemu hotel Tirta Sari.

Semalam IDR 500,000 untuk 2 orang, juga dengan sarapan. Aku dan Citra berbagi kamar yang langsung ada di depan kolam renang. Tapi di hotel itu juga ada kamar IDR 350,000 yang bisa untuk 2 orang juga. Kamarnya bagus, bersih, dengan air panas dan AC. Temanya bulan madu sih jadi ya aku berbulan madu dengan Citra di Pemuteran.

Besoknya, setelah sarapan kami jalan-jalan cari info pusat penyelaman. Setelah sedikit ini itu, kami memutuskan menyelam dengan Yos Dive Center. Menyelam 2 kali dan meminjam alat serta makan siang perlu membayar IDR 700,000. Tapi untuk snorkeling dan makan siang perlu bayar IDR 200,000. Totalnya 4 orang snorkeling dan 1 orang menyelam. Kami naik mobil Yos Dive Center ke pelabuhan. Dari situ ada 1 kapal yang membawa kami ke Menjangan Dive Site. Semuanya memakan waktu hampir 1 jam.

Sampai di tempat menyelam, airnya BERSIH JERNIH SEKALI. Semua tidak sabar untuk langsung nyemplung! Aku pun memakai wetsuit dan menyiapkan diri untuk menyelam. Bersama dengan dive master, Bli Kadek yang super sabaaaaaarrrrrrrrrr, aku masuk ke laut. Rupanya aku sedang mengalami gangguan pada saluran napas karena kuping kiri sakiiiit banget. Ngga bisa equalizer dengan baik. Tapi setelah sekian lama mencoba bisa juga. Cakepnya taman laut membuat aku sangat gembira. Sambil mengingat lagi bagaimana harus menyeimbangkan badan, aku menikmati semua coral warna-warni. Ketemu juga beberapa ikan aneh yang macam bisa sembunyi di pasir. Ada juga Garden Eels tapi aku sudah bilang ke Bli Kadek kalau aku ga suka eel jadi ngga diarahkan ke sana. Di dalam air memang tidak ada current sama sekali. Menyelam pun jadi sangat menggembirakan dan mudah. Lumayan, sisa udaranya 80 setelah 55 menit. Lumayan buat pemula.

Naik ke kapal untuk makan siang dan pindah lokasi. Tadinya kita ngga berharap dapat makan siang yang enak. Namun sodara-sodara, makan siangnya enak banget!!!! Kering tempe, ayam kecap, ikan goreng, sayur sejibun, krupuk dan tak lupa sedus aqua botol buat 5 orang. Super banget dah ini Yos Dive Center.

Tempat ke-2 juga sangaaat menyenangkan. Taman lautnya cantik! Sedikit ada current membuat aku agak panik. Lumayan juga sisa udaranya 90 setelah 55 menit masuk laut. Tapi ya kayanya ini semua karena masuknya ngga dalam. Enaknya lagi, lautnya ga dingin 28 Celsius gitu.

Sepulang dari laut, kami semua masuk kolam! Senang sekali karena airnya hangaaaatttt. Lalu kami mandi dan cari makan di sekitar sana. Besoknya? Masuk kolam dan makan lagi. Hahaha. Berhubung hotel sama pantai cuma jalan 5 menit, teman-temanku ke pantai sementara aku melakukan aktivitas kegemaranku yaitu tidur.

Kalian perlu ke Pemuteran. Sepi, tenang dan pantai cukup bersih. Snorkeling di depan hotel aja, sudah bisa menemuka terumbu karang berwarna-warni. Serunya, Pemuteran itu depan laut dan belakang gunung jadi dapat semua pemandangan.

Aku bahagia sekali di Menjangan. Ngga menyesal naik mobil lama sekali tapi semuanya ada.

Yos Dive Center
Gion: 085 338 789 234
Yon_Gil@yahoo.com

4 thoughts on “Menjangan di Bali”

  1. Aku baru mau nanya ke Popon, itu Bali nya di mana kog kayaknya endeeuuus banget! Krn Des akhir berencana ke Bali. Tapi ternyata jauh ya jalannya, dan ternyata Popon diver. Krn ini liburan sama Kika, ya sudahlah ya nyari yang dekat, gampang dan disukai anak. Makasiiiih infonya Popoooon.

Any thoughts?