Oh teman-temanku! Aku kembali diingatkan mengenai kebobrokanku dalam mengelola uang tadi pagi. Diingatkan siapa? Tidak ada, diingatkan diri sendiri yang sadar kalau setiap bulan selalu end up bangkrut. I'm happy! Sadar kalau punya masalah adalah langkah awal memperbaiki diri.
Langkah awal adalah baca-baca QM Financial yang dimiliki Mrs. Hananto. Menemukan kalau Ligwina selalu menekankan bahwa :
1. Jangan gabungkan investasi dengan asuransi. Entah alasan benernya apa, aku nangkepnya : soalnya ga dapat benefits-nya secara optimal.
2. Paling aman investasi ya ReksaDana.
Iseng browsing soal ReksaDana, menemukan artikel yang kushare di FB sambil bertanya : "siapa di sini yang paham reksadana? *mumet*" DAN dibalas Jeng Wita yang Minggu kemarin resmi jadi Ny. Patvandiest dan Mas Agus dari
http://kartunama.net sungguh banyak terima kasih yaaa :) Baru tahu beberapa fakta ReksaDana :
1. Ada profil pelaku yaitu High Risk, Medium Risk dan Low Risk. Hal pertama di otakku adalah "Berasa beli sepatu". Maksudnya seberapa besar kamu mau mengambil resiko.
2. Produk yang bagus itu keluaran manajemen investasi seperti Fortis atau Schroders.
3. Bank Commonwealth menyediakan layanan auto debet tabungan kita setiap bulan untuk investasi, jadi ga khawatir lupa. Tapi dipikir-pikir Bank lain juga bisa sih auto debet, tinggal kita yang minta.
4. Lihat subscription fee & redemption fee. Jangan sampe nanti keuntungan lebih kecil dari fee.
5. Bahwa ReksaDana sudah dapat dilakukan kalau kita punya duit 500ribu.
6. Disarankan pakai yang dari Fortis Pesona oleh Wita. Saya sih manut aja :p Percaya sama Wita soalnya.
Ada informasi tambahan dari Kak Shanti, ternyata dia pernah dengar ada ReksaDana dengan nominal 100ribu saja. Untuk pemula atau mahasiswa mesti dicoba itu.
Apa hubungannya sih ReksaDana dan Dana Pensiun. Aku sih mikirnya, kalau bisa diriku ini nabung supaya pas pensiun kerja, masih punya duit buat makan, minum dan bersenang-senang. Hohoho... Nah, semakin muda melakukan penabungan, semakin ringan nabungnya kan :) Tapi kalau nabung biasa, ga mungkin bisa cover biaya hidup nantinya. Jadi salah satu jalan adalah investasi.
Sekarang aku pusing : bagaimana dapat 500ribu yang bisa dimasukkan ke dalam ReksaDana setiap bulan? Serta bagaimana menyelesaikan #skripsi dengan CEPAT?