15 More Days

I’m just so happy and excited! Only 15 days left to my big big day.

In a campaign, people will call this phase as curiosity phase. I can’t tell what will happen to me. I need to hold my tongue (or fingers in this case) until July 9th, 2013. But yes, I’m so happy and excited about the day. I can just tell actually but I need dramaaaa. I love drama and I need it. This one needs sprinkle of drama on it.

All preparations freak me out. I hope I skip nothing and everything will go smoothly.

Now, let’s go to internations meet up. Exclusive line to new restaurant opening, like an important person. Hahaha. It’s in Thonglor, around Wine Republic.

Kindleku

20130523-144245.jpg

Sudah sejak di Jakarta aku ingin punya Kindle. Kayanya enak jalan-jalan bawa Kindle buat baca jadi tidak menghabiskan baterai iPhone. Akhirnya setelah sekian lama di Bangkok, aku memutuskan untuk membelinya. Ditahan-tahan beberapa lama tapi masih pengen punya jadi pertanda harus beli kan? Kan? Kan?

Tadinya ngga yakin banget beli langsung dari Amazon. Ternyata di Bangkok ini mudah sekali prosesnya. Tinggal pesan di Amazon dan pajaknya dihitungkan oleh Amazon. Kita tinggal bayar. Barang pun hanya butuh 1 minggu untuk dikirim. Tracking yang disediakan Amazon pun sesuai dengan yang sedang terjadi.

Sampailah Kindle ini dan aku senang sekali :3

First Day at “School”

Jadi ini hari pertamaku di “sekolah” baru alias kantor baru. Bagaimana pun berada di tempat baru berarti sekolah baru. Kali ini sekolahnya bersama dengan teman-teman dari sisi klien, langsung di kantornya. Banyak hal baru yang aku pelajari, termasuk masuk ke dalam gedung tinggi pakai ID card yang diswipe. Hahaha…

Di hari pertama, tidak banyak kegiatan yang aku lakukan. Membaca semua artikel yang ada di dalam internal mereka lalu set up komputer. Set up komputer di perusahaan yang memakai sistem begini ternyata susah, ngga bisa asal panggil orang IT. Aku mesti telpon kanan kiri dan kucurigai aku nelpon ke India. Lalu setiap orang punya ID call yang bisa ditelpon dari seluruh dunia. Semacam ID Skype gitu, tapi ini IDnya Cisco (kalau liat merek telponnya). Kalau mau conference call pun tak perlu mesin kaya pesawat alien tapi cukup pakai mesin kaya telpon yang sudah ada pencetan audio conference, kalau mau masuk “ruang meeting” tinggal pencet nomor yang sudah diset. Asik bener kan ya. Aku norak abis dah pokoknya.

Lalu karena masih #AnakBaru maka senyum-senyum aja ijk dikasih link buanyak untuk dibaca dan semacam 101 kerja di perusahan baru ini. Jadi tahu soal basic rules dan ternyata soal pakaian pun harus lebih formal dari pada di kantor lama. Kalau di kantor lama bisa pakai baju baru bangun (kalau beneran males banget ganti) namun di kantor baru semua beneran ngantor kaya mbak-mbak kantoran. Hore baju baru!!!!!

Nah pulangnya TENG jam 17.30. Sungguh indahnya pulang teng. Hahaha.. Mungkin karena masih baru ya, jadi belum banyak kerjaan dan ga harus lembur. Hore. Aku juga harus mengisi semacam timesheet yang minimal seminggu 40 jam kerja. Hari Jumat dikasih ke bos untuk minta approval.

Omong-omong di gedung sebelah kantor ada Starbucks dan tante-tanteku sudah pesan untuk dibelikan tumbler Starbucks yang Bangkok. Sewaktu aku beli tumbler, ada paket kue bulan untuk festival bulan. Lucu banget!

Mooncakenya bentuk logo Starbucks dan kayanya rasa duren deh 😛
Moon Cake at Starbucks

Jangan lupa main ke Flickrku ya, biar rame aja 😛

Semacam catatan tambahan : masih susah banget nih mendapatkan akses ke Gmail yang versi web. Kalau dari iPhone app bisa tapi kalau yang versi web, aku ga bisa akses emailku. Gegara aktifin 2-step verfication itu. Ya ampun, googlenya juga udah dikasih tau kenapa tetep aja ngga ada solusi. Bener-bener deh nyebelin banget…

Semacam To Do List

Aku ini ambisius. Aku ini suka membuat list. Aku ini luar biasa!

Yak, aku memang ambisius tapi cuma ambisius. Jadi biasanya ketika membuat list, rate keberhasilannya sangat rendah. Tapi kenapa tidak dicoba membuat sebuah list mengenai apa yang ingin aku lakukan di depan :

  1. Tinggal di apartemen (cukup yang studio atau maksimal one bedroom) atau town house yang halaman depannya penuh tanaman seperti di film A Lot Like Love.
  2. Memoto sekali sehari lalu upload ke Tumblrku supaya ada kehidupan di Tumblr tersebut.
  3. Berolah raga : berenang seminggu 2 kali
  4. Makan lebih sehat dan teratur

Anyway, aku ketik list ini memakai kuteks baru : FLQRA seri M68.

Keluar Rumah

Aku keluar dari rumah sejak lulus kuliah. Dulu ingin sekali kuliah di Yogyakarta namun tidak diperbolehkan oleh keluarga, jadilah keluar rumahnya terlambat. Berada di rumah dan berada di luar rumah merupakan kondisi yang sangat berbeda. Bagaimana pun juga, berada di rumah membuatku jadi lebih tidak peduli pada pengalaman baru karena berada di rumah sudah membuat hati tenang.

Pengalaman keluar rumah pertama sudah kualami selama kurang lebih 2 tahun. Tapi sewaktu keluar rumah Sidoarjo, aku masuk ke rumah baru bernama Magnivate, yang kemudian berubah nama menjadi XM Gravity. Suka dan duka baru kualami bersama keluarga di XM Gravity. Pengalaman tinggal sendiri di Jakarta, memecahkan masalah sendiri meski masih suka minta uang sama mama, jadi sebuah pengalaman yang sangat menyenangkan.

Namun pada suatu hari kuputuskan untuk keluar rumah lagi. Mengapa? Aku ingin berpetualang dan mengalami hal baru serta mendapatkan pengalaman baru. Semua hal yang baru ternyata menarik meski pun selalu ada keingin untuk kembali ke rumah. Tidak dapat disangkal bahwa keputusan keluar rumah adalah keputusan yang berat. Terbiasa berinteraksi dengan cara A lalu kemudian sekarang tidak ada lagi interaksi tersebut. Terbiasa diurusi oleh semua office boy dan supir membuat jam makan siang jadi lebih berat, sekarang.

Bulan ini merupakan bulan keluar rumah yang berat. Mungkin aku terlihat senang-senang saja tapi tentu di hati ada kesan yang mendalam. Untungnya ada berkah keluar rumah, ada yang mengajak berjalan-jalan ke Kalimantan sehingga shock akibat keluar rumah tidaklah terlalu berat dirasa-rasa.

Semoga pada pengembaraanku selanjutnya, aku menemukan rumah yang baru…

 

Update Gigi dan Di Bawah Sinar Bulan Purnama

Setelah ke dokter gigi pagi ini, dikabarkan bahwa aku ini sehat dan sangat baik-baik saja karena masih bisa buka mulut. Ngga tau dokternya kalau kemarin sudah makan pempek DUA kali, siang dan sore! Akan diambil benang jahitannya di hari Rabu. Serta akan dirawat akar gigiku yang ternyata banyak yang sudah waktunya dirawat. Gigi atas kanan, gigi bawah kanan, gigi atas kiri dan gigi bawah kiri. Luar biasa!

Sebenernya yang bikin deg-degan itu pada saat membayar ya…

Ingin punya CD yang jazzy ini, dia menyanyikan lagu di bawah sinar bulan purnama dan berbagai lagu keroncong lama. Sungguh ingin punya. Tapi beli dimana ya? Ada yang punya informasinya?