Ngomongin Lagu Peluk milik Dewi Lestari dan Aqi “Alexa”

Menahun, ku tunggu kata-kata
Yang merangkum semua
Dan kini ku harap ku dimengerti
Walau sekali saja pelukku

Tiada yang tersembunyi
Tak perlu mengingkari
Rasa sakitmu
Rasa sakitku

Tiada lagi alasan
Inilah kejujuran
Pedih adanya
Namun ini jawabnya

Lepaskanku segenap jiwamu
Tanpa harus ku berdusta
Karena kaulah satu yang kusayang
Dan tak layak kau didera

Sadari diriku pun kan sendiri
Di dini hari yang sepi
Tetapi apalah arti bersama, berdua
Namun semu semata

Tiada yang terobati
Di dalam peluk ini
Tapi rasakan semua
Sebelum kau kulepas selamanya

Tak juga kupaksakan
Setitik pengertian
Bahwa ini adanya
Cinta yang tak lagi sama

Lepaskanku segenap jiwamu
Tanpa harus ku berdusta
Karena kaulah satu yang kusayang
Dan tak layak kau didera

Dan kini ku berharap ku dimengerti
Walau sekali saja pelukku

Nggak tahu kenapa ketika aku denger lagu ini, terjadilah keterikatan batin yang kuat. Cieh… Mungkin karena suka sama nadanya dan sama suara Aqi “Alexa”. Menurut saya sih terdengar sexy! Selain itu kata-katanya cukup menusuk dan menohok diriku ini. Apakah wajar kita berharap seseorang yang seharusnya kita lepaskan menjadi tidak ingin melepaskan kita dan berharap untuk kembali? Apakah salah ketika aku memintanya untuk berhenti sejenak dan merenungkan perjalanan ini?

Kalau saya jahat? Maafkan saya. Saya menikmati keadaan ini. Semua berkata, mbok ya sudah…. Sharon, MBOK YA SUDAH THO.. Kok maksa… 🙂

23: Menonton Laskar Pelangi

SUMPE KEREN ABISH BOI

Dalam rangka ingin menghabiskan malam bersama Fong dan Elkana. Aku pergi ke Sutos. Tempat nongkrong asik tapi ya biasa ae (halah, ga jelas). Lalu memutuskan untuk nonton saja. Elkana dengan menggebu-gebu meminta menonton Laskar Pelangi. Padahal aku dan Fong telah berjanji pada Mi-choco-boy untuk bersama menonton itu pelem. Sah..Biarlah ku rela… Nonton Laskar Pelangi dua kali. RELA.. BAGUS TENAN. Jempolnya dapat banyak deh. Memang ya, Miles itu keren. Gimana-gimana pelem yang dia produksi selalu yang oke-oke.

Ceritanya gimana? Silahkan search di GOOGLE. Sudah banyak yang review kok. Aku cinta pelem ini karena dia menyajikan hal-hal yang memang terjadi di lingkungan kita. Tapi highlightnya di bagian:

  1. Aku nangis dalam satu pelem sampai tiga kali.
  2. Settingnya keren. Terutama di bagian batu-batuan. INDONESIA EMANG KEREN, sudah CANTIK dari sananya tanpa perlu teknologi… CINTA deh sama ini negara.
  3. Memasukkan unsur keCinoan dalam pelem ini. Menunjukkan kalau emang orang cino itu udah ada dari dulu-dulu dan ikut punya jasa di bangsa ini. Kalau tuh Engkoh ga jualan kapur, mau dari mana pake kapurnya? Kalau engkohnya ga ijinin mereka nge-bon, gimana mereka mau nulis… Hiks.. Liat positifnya gituh… Terus juga menyajikan kenyataan kalau orang cino itu ga selamanya dan ga semuanya kaya. Buktinya ada temennya yang cino tapi masuk di sekolah itu. FYI: aku cino sih… Makanya berapi-api nulisnya. Seneng juga gitu kalau cino sudah ga ditentang-tentang lagi.
  4. Percintaan cewek CINA dengan cowok KERITING COKLAT, sungguh sangat sepertiku. SANGAT sepertiku. Makanya tambah seneng aku sama pelem ini. Cowok coklat emang keren.
  5. Sekolahnya sangat KEREN. Melihat seseorang sebagai manusia bukan sebagai nilai dan peringkat. Menilai manusia sebagai manusia yang punya kelemahan dan kelebihan. KEREN ABIS. Secara ya, sekolah jaman sekarang berusaha untuk jadi seperti itu, tapi rada ga terlalu sukses karena terbiasa menilai manusia tidak sebagai manusia. TAMBAH CINTAAAAAA AMA LASKAR PELANGI.
  6. Mengajarkan nilai MIMPI. Sebuah mimpi akan mendorong kita maju.

LAST WORD

BERMIMPILAH INDONESIA, maka satu saat nanti kita akan melihat mimpi kita menjadi KENYATAAN

Ini lagunya

mimpi adalah kunci
untuk kita menaklukkan dunia
telah hilang
tanpa lelah sampai engkau
meraihnya

laskar pelangi
takkan terikat waktu
bebaskan mimpimu di angkasa
warnai bintang di jiwa

menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersyukurlah pada yang kuasa
cinta kita di dunia

selamanya…

cinta kepada hidup
memberikan senyuman abadi
walau itu kadang tak adil
tapi cinta lengkapi kita

laskar pelangi
takkan terikat waktu
jangan berhenti mewarnai
jutaan mimpi di bumi

menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersyukurlah pada yang kuasa
cinta kita di dunia

selamanya…

Omong-omong, aku cinta banget sama bangsa Indonesia. Banyak cacatnya tapi karena kita cacat itulah kita unik dan berharga. Kalau orang yang punya bangsa Indonesia tidak bangga, siapa lagi? Wahai teman-temanku yang sedang sekolah di luar negeri (lirik anak-anak Singapur yang aku pernah temui) JANGANLAH engkau lupa akarmu dan MALES bangun bangsa yang udah bisa bikin kamu sekolah di sana 😛

20: Kartun Golongan Darah

Akhir-akhir ini sering lihat-lihat kartun golongan darah di email. Dikirim melalui froward-forwardan email. Secara aku penasaran, maka aku search siapa sih pencipta kartun-kartun ini? Maka ketemulah sebuah nama yang susah banget karena dia ternyata orang KOREA. KEREN deh ya korea ini. Semakin lama semakin oke. Ini dia link si pencipta.

Ada beberapa hasil karya dia yang udah diposting oleh blogger. Baik di Indonesia maupun di luar negeri. Aku sih pengen-pengen aja nampilin karyanya, tapi kayanya aku ga bisa upload foto ke blog ini. Hiks….

Link beberapa karyanya

cetiyamahasampatti.wordpress.com

Parkir Otak

Bisa juga search di Google dengan keyword Blood Type Comic… Hohohohoho…. Ketemu dah semuanya…

Enjoy

PS I Love You

This movie.. WHOAAAAA.. Love it love it love it

Tempat yang dia pake keren semua. Apartemen Jerry keren. Rumah yang di Irlandia juga keren. Sofa yang ada di restoran itu KEREN banget! Merah dan kulit. So classy. Gee. I want that kind of home. Padang tempat ketemu Holly n Jerry KEREN ABISH. Ga heran berciuman dengan cepat. Secara scenery too romantic to be true gitu.

Holly juga pakaiannya keren-keren. Apalagi waktu pertama ketemu suaminya. Warnanya keren. I wish I can be like that everyday. Cool. Than waktu udah dewasanya pakaiannya juga keren. Classy dan anggun.

Jalan cerita? Tentang cinta. Tapi bener-bener nyata gitu. Dibuka dengan pertengkaran yang selalu dan selalu terjadi dalam sebuah hubungan. Cinta pria yang lebih besar dari wanitanya (dimana hal itu sebenarnya jarang terjadi) membuat film ini layak menjadi film. Karena di dunia nyata, cewek yang biasanya lebih cinta. Well, biasanya…

The Heart of Life by John Mayer

The Heart Of Life – John Mayer

I hate to see you cry
Lying there in that position
There’s things you need to hear
So turn off your tears and listen

Pain throws you heart to the ground
Love turns the whole thing around
No, it won’t all go the way, it should
But I know the heart of life is good

You know it’s nothing new
Bad news never had good timing
Then the circle of your friends
Will defend the silver lining

Pain throws your heart to the ground
Love turns the whole thing around
No, it won’t all go the way, it should
But I know the heart of life is good

Pain throws your heart to the ground
Love turns the whole thing around
Fear is a friend who’s misunderstood
But I know the heart of life is good

I know it’s good

So girls… Stop crying and be alive!

155: Merayakan Kemerdekaan di Negara Singapura?

Terasa aneh. Karena tidak ada bendera merah putih dimana-mana. Tidak ada euforia yang meluap-luap di udara. Bagaimanapun, Indonesia selalu lebih OKE!

Kebetulan di sekolah ada acara yang wajib dihadiri. Minggu adalah hari tersibuk sekolahku… Lalu, aku memakai baju batik kebangaanku. Hore! Memakai celana baru dan sepatu baru yang sepertinya berhak 10 cm lebih. Keren bow.. Merasa super keren waktu pake sepatu itu, jalannya lain. Hohohohohoho..

Kemarin ada special service di Indonesia Church. Happy abis. Ada berpacu dalam melodi dan makan ayam goreng. Bahagia banget. Secara makanan indo di singapore GA BANGET!

Lucunya di MRT aku ketemu sepasang orang Indonesia, pakai batik juga sih, yang ngeliatin aku dengan tajam tapi waktu aku senyumin dia memalingkan mukanya. PAYAH…. Ga setia kawan tuh orang.

Ngomongin 2007 Christmas Holiday Summary

Peserta: Sharon, Ida, Nina, Kevin. Franklyn, Enny, Hanny, Andrew, Garren, Raymond.

Rute: Surabaya/BandarLampung – Singapore – Hong Kong – Singapore – Surabaya/Jakarta

Tanggal 26 Desember 2007

Dari Juanda nyampe di Changi. Check in di Novotel, Roxy Singapore. Lalu berjalan-jalan ke Vivo City. Sambil nungguin Tante Eni dan keluarganya yang naik feri dari Batam. Mendapatkan sebuah pajangan aksesoris untuk ditaruh di toko baru. Kemudian membeli 2 pasang anting-anting dan in the end nongkrong di Pasific Coffee. Setelah ketemuan sama Teni, kami semua pulang ke hotel dan makan Katong Laksa yang super enak itu. Tempatnya ada di
belakang hotel. Jadi jalan kaki aja nyampe. Asli tuh Laksa enak abissssshhh…. Dari sana kami pergi ke OrchardRoad. Foto-foto aja gitu. Kan seru tuh foto di sana. Makan ga ya? Nggak sih kayanya…

Tanggal 27 Desember 2007

Jam 7.15 sudah duduk manis di Lobby Novotel sambil marah-marah karena my family wasn’t there. Edan. Janjiannya sama shuttle busnya jam 7.15 di Lobby. Ngerti sendiri kan gimana Singaporean… telat ya ditinggal, kan sayang uang taxinya. Padahal aku bangun terakhir loh. Koper juga beresin sendiri. Setelah semua sudah berada di Changi (dengan berbagai cara), semangat makan meluap-luap. Makan Gogo Frank yang enak abis itu deh. Setelah itu, duduk-duduk dan berbagi gosip dengan keluarga.

Dari sana naik ke pesawat Cathay yang menyediakan film No Reservation dan Es Krim Stoberi. SEEEpppppPPP… Dari Changi ke Bandara Hong Kong (ga tau namanya apa). Begitu nyampe disambut dengan antrian imigrasi yang lumayan PANJANG. Berkelok-kelok banget deh. Sambutan kedua adalah dari seorang tour guide yang berbahasa Inggris dengan akses yang sangat kental. Membuatku tak mengerti, dia itu ngomongapa ga jelas. Kesan pertama, bandara Hong Kong ga jelek kok. Bagus dan megah malah. Serta tidak jorok seperti yang kubayangkan pertama. Katanya orangnya di Hong Kong bersih, yang jorok di mainland. Masuk ke hotel Shamrock di Kowloon.

Langsung berangkat menujuk The Peak. Ngeliat Hong Kong dari atas. Eh, ternyata satu paket sama Madame Tussauds, Hong Kong. Beli tiket yang paketan dan langsung naik Tram yang membawa kami ke The Peak…. (serem euy).

Media_httpinlinethumb15webshotscom352142664483440102671083s200x200q85jpg_dzpejjblyxgbplo

Trus masuk ke musem yang isinya lilin semua

Media_httpinlinethumb19webshotscom282422026851340102671083s200x200q85jpg_wcdlgfkxchfolbd

Pertama masuk disambut dengan si Jackie Chan…

Media_httpfarm3staticflickrcom205521508845837ae47f3dc8mjpg_agjafzytfkccebe

Trus tengah malam. Nyoba jalan sekitar hotel. Ternyata jalan di depan hotelku adalah the busiest place in Kowloon District. Oke deh. Makanya kok sepanjang jalan isinya toko dan lampunya buset dah terang benderang abis. Setelah jalan sedikit, kami ketemu toko yang menyediakan dessert.. Itu loh yang bulet-bulet, isinya kacang pake kuah jahe. Aduh kok bisa lupa sih??? Tapi yang ini istimewa… Oh iya, RONDE. Rondenya istimewa soalnya kuahnya pake kuah kacang item (kaya isi bakpo tausa). UENAK PUOL. Tempat ini pernah masuk kor

Tanggal 28 Desember 2007

Diawali dengan keinginan untuk bobok lebih lama, aku memulai pagi yang agak kurang heboh. Hari ini aku dan keluargaku ikut city tour Hong Kong. Dijemputnya jam 10 pagi dan pulang jam 2 siang. Diajak keliling Hong Kong dan beli sedikit cendera mata seperti manisan plum (yang mana ada di atom, cuma ini kan Hong Kong punya). Selama city tour, kita semua bobo dan ngantuk lemah lesu. Namun ketika city tour berakhir dan kami turun di downtown Kowloon… BADAN LANGSUNG BUGAR DAN SEGAR. Tour guidenya sampai bingung. Untung orangnya baik jadi ga ngomel atau merasa dizalimi karena sikap kami 😛

Langsung ke sebuah Harbour di belakang Sogo. Liatin gedung-gedung bertingkatnya Hong Kong sambil tidak lupa foto-foto. Sambil nunggu Simphony of Lights, aku jalan-jalan di Sogonya. deket banget sama lokasi nonton. Jam 8.15 simphonynya mulai. Emang keren ya. Bisa mengorganisir berbagai perusahaan untuk menyatukan diri tiap 8.15 dan memebuat atraksi menarik buat turis dan warganya. Trus bsia jadi temapt untuk cari duit kan…. Misalnya, memotret dua cewek cantik seperti di bawah ini…

Media_httpfarm3staticflickrcom21292151674180775250743dmjpg_ofhnjrffkgzvdjh

Malam ini kami berjalan-jalan di pasar murahnya. Udah terkenal katanya, cuma namanya aku lupa. Lurus aja terus dari tempat nonton lights tadi. Lumayan, dapet stocking warna-warni dan makan susu yang dibikin puding. Suak sih, cuma eneg abish. Trus akhirnya bsia nyicip dessert yang terkenal itu. Jadi manggo, santan dan azuki dijadiin satu dan diminum. ENAK ABISH! Alhasil malam ini pulang jam 2 pagi deh.

Tanggal 29 Desember 2007
Hari yang kunantikan dan kutunggu-tunggu. Aku ke Disneyland! Post khusus nih…

Catatan

1. Orang Imigrasi dimana-mana selalu ga senyum. Cuma satu aja di Singapore. Lumayan ganteng kalau senyum makanya dia senyam-senyum melulu di belakang meja imigrasinya.

2. Kenapa bandara Juanda yang barusan dibangun ga dibikin keren banget kaya di luar negeri ya? Mall aja bisa keren, masa sih bandara ga bisa? Trus juga sayang dana yang dipake untuk bangun bandara Juanda sekarang. Dana gede tapi bentuk biasa aja. Mbok yo sekalian. Kan eman kalau bangunannya dibongkar pasang.

3. Bagi pembenci ketinggian eskalator, berada di gedung Hong Kong Peak adalah hal yang menyiksa. Sebaba, eskalatornya tinggi dan panjang. Hiks…

4. Lihatlah Hong Kong dari Kowloon. Soalnya dari sana bisa lihat lampu-lampu dengan indahnya. di daerah habournya, belakang sogonya. Bisa juag foto sampe eneg. Jangan juga lewatkan Simphony of Light di sana.

5. Jangan sampe ga bawa kamera. WAJIB BAWA.

Semua fot sewaktu ke Hong Kong bisa dilihat-lihat di Flickr Sharon

Ngomongin Ke Disneyland Hong Kong

Aku senang sekali di Disneyland Hong Kong. Apalagi karena aku perginya di akhir tahun yang juga deket sama Christmas, jadi atraksinya masih banyak yang seru-seru dan berbau Natalan gitu. Asiknya kalau pergi yang deket sama Natal dan Tahun Baru tuh, Disneylandnya rame jadi seneng dan seru. Banyak orang yang sama-sama mau hepi-hepi. Juga karena letaknya di Hong Kong, semua ada terjemahan Chinnese-nya. Hihihihihihi… Aneh kan, Mickey Mouse bisa ngomong bahasa cina. Tapi ga asikny, kita mesti bayar tiket yang agak mahalan. Mungkin juga karena dia banyak habis duitnya yah untuk atraksi-atraksi tambahan…

Tiketnya

Media_httpaycu36webshotscomimage392352004700779215600305thjpg_jaiujcjmqzbadmf

Times guide nya

Media_httpaycu32webshotscomimage379512005139161908555775thjpg_cqpbthppqneoajc

Media_httpaycu03webshotscomimage383622000388657718131932thjpg_xnapvecjnaeciic

Pertama aku nonton “Festival of the Lion King” yang meranin Simba, Scar, Nala, dll asli orang item, yang suaranya enak aje gile gitu deh. Mereka kayanya bule item deh (kulit item yang tinggal di eropa atau amerika). Secara cara ngomongnya dan nyanyinya ga ada yang beraksen seperti orang Hong Kong kebanyakan. Berarti mereka diimpor dari sono kan? *sono mana ya?*Terus dari Festival of the Lion King, aku nonton “Let It Snow” Christmas Parade. Acara ini cuma ada tanggal 23 – 30 Desember 2007. Cuma ada dua sih yang memang khusus di tanggal 23 – 30 Desember 3007, tapi semuanya layak lah untuk dibayar agak lebih mahal, bagus sih acaranya. Terus dari sana, aku dan Ibuku start BELANJA. Hohohoho… secara dolar Hong Kong cuma 1250 rupiah, maka terasa berbelanja di Indonesia cuma agak mahal 25% aja. Menurut Ibuku, Hong Kong Disneyland termasuk murah banget barang-barangnya. Dibandingkan dengan Disneypark lain. Ga kebayang deh yang di Jepang gimana mahalnya.

Setelah nonton dan ikutan nyanyi di “Let It Snow” Christmas Parade dan belanja. Aku serta Ibuku dan seluruhkaum kelaurgaku makan siang. sambil ngambil fastpass ticket The Many Adventures of Winnie the Pooh. Makan mie kuah. Untungnya makanan di Hong Kong ga jauh beda sama makanan Cina di Indonesia jadi ga terlalu kaget di lidah. Seneng malah karena gampang ngeleknya. Adanya gendut sih emang. Hohohohoho…. Setelah nyolongin sendok dan gelasnya, bergegas-gegaslah kami ke tokonya Winnie the Pooh untuk melihat-lihat. Setelah jamnya cocok, aku segera masuk ke Adventures of Winnie. Hihihihi… Lucu banget deh si Winnie itu. Mau maan madu, dia kan terpaksa nyolong dari lebah-lebah dan dia merasa bersalah banget sampe mimpi gitu (kok jadi inget film Bee Movies) dan aku masuk ke mimpinya Winnie. Tadi sambil nunggu kereta dateng, aku mainin kacamata yang dikasih sama petugas di pintu masuk Disneyland. Ternyata kalau make kacamata itu, semua lampu bisa berubah sinarnya jadi snowman. Bingung? Ntar kupinjemin kacamatanya deh.

Habis dari nonton Winnie ngapain ya? Oh, ngantri untuk nonton “The Golden Mickey” di Storybook Theater. Lucu banget nih di sini. Mickey Mousenya ngomong bahasaMandarin. Lucu banget. Udah gitu namanya Minnie Mousejadi lain. Aku ga bsia niruinnya. Lucu dimasalah bahasa aja. Paling kerennya di bagian Ariel nyanyi. Apa ga pegel tuh yang jadi Ariel, goyang bokong all the timesssss… Hehehehehe… Asik lagi yang jadi Tarzan GANTENG ABIS. Asli GANTENG. Udah gitu, berotot. Ototnya ga nggilani lagi. Keren dah, keren abish. Omong-omong, the golden mickey ini kaya acara award-award ala Oscar gitu loh, cuma banyak penampilannya daripada awardnya. Hehehe…

Nonton Sparkling Castle Lights di Main Street, USA setelah dari Mickey award. Mickey Mousenya pasti udah latihan nunjuk-nunjuk gedungnya, mana ada saat-saat dimana si Mickey nunjuk gedung kiri yang nyala kanan. Hehehehe… Oke, aku agak lupa dari situ aku kemana lagi. Secara paling banyak aku cuma belanja. Oh iya… main Buzz Lightyear Astro Blazters. Nembak-nembakin alien-alien dan musuhnya yang item dan berbetuk robot itu loh. Agak edan juga. Adanya aku ama mamaku malah mainan muter-muterin kursinya. Cuma bisa jadi penembak level 3. Tadinya mikirnya kalo level 3 tuh lebih hebat dari level 5, ternyata SALAH. Hahahaha… Sudah bangga-banggain diri karena di level 3, eh ternyata level 5 lebih keren. Malu deh….

Well, perjalananku tidak berakhir di sini. *halah bahasanya* Aku kemudian berjalan untuk masuk ke toko dan toko. Semua sepupu cowokku mainan apa yang ada di sana. Aku? Lebih tertarik FOTO-FOTO dan BELANJA. So tipikal banegt ya gue ini. Sampe katanya mama, sharon ndeso ih. Soalnya aku pengen semua kufoto. Mana kamera digital ga bisa dicharge lagi. Terpaksa beli kodak yang sekali pake terus dibuang itu. Untung belinya agak malam. Soalnya semakin malam, semakin indah saja Disneyland.

Setelah super cape dan sakit. Sakit kaki karena anginnya kenceng banget dan suhunya sekitar 20 celciusan. Jadi dingin karena angin gitu. Kecepatan angin antara 15 – 20 mph kata perkiraan cuaca. Well, secara Surabaya termasuk kota yang panas, maka berada di Hong Kong dengan suhu segitu lumayan bikin gigi aku gemeletukan. Ntar, aku tadi mau ngomong… Setelah super cape dan sakit kaki, aku duduk di jalanan sambil nunggu “Disney in the Stars” Fireworks. Oke, dari semua atraksi yang ada. Pualing uapik dan pualing cuantik adalah yang terakhir. Mana lagunya dari Aladin. Aduhhh bagus deh. Suggestion: nonton sama pasangan deh, dijamin kelepek-kelepek cewekmu, apalagi trus pake acara romantis-romantisan (such as nglamar, bilang cinta, ngesun dll)

Berhubung nginepnya di Disney’s Hollywood Hotel maka tidak perlu waktu lama untuk mencapai kasur. Begitu sampai kamar. Ga pake mandi dan ganti baju, aku langsung TIDUR. Secara emang cape banget deh. CAPE banget. Ga tau deh. Cape aja. Secara selama perjalanan selalu tidur jam 1/2 pagi dan bangun jam 6 pagi. Ke Disneyland sudah di hari terakhir. Udah deh, habis tenaga. Omong-omong meski demikian, tidak lupa kubawa segala sesuatu yang bisa diambil untuk souvenir dari hotel itu…. 😛

Media_httpaycu23webshotscomimage368622005033416902460734thjpg_xodrgacobfbedmo

Omong-omong kalau belanja di Disneyland pake credit card, kita dapet kertas print untuk kartunya yang pake logo disney loh. Bukan logo bank atau apa gitu. Keren bukan?

Media_httpaycu13webshotscomimage380522004754596975473622thjpg_xbbwgheytfzndtf

Ngomongin Pergi Berlibur

Aku merasa aneh banget. 34 jam lagi aku akan berada di pesawat yang membawaku ke Hong Kong. Merasa aneh karena aku belum packing sementara besok tanggal 25 Desember 2007 pasti repot banget. Tapi mau packing juga bingung. Pake koper yang mana? Bawa baju yang mana? Sweater siapa yang mau dipake? Pokoke bingung. Tak terasa suasana mau jalan-jalan dan berpergian. Baru nyadar kalau ini sudah tanggal 24 dan bahkan sudah tanggal 25 ya sekarang. Hehehehe…

Mulai agak excited soalnya membayangkan pakaian-pakaian yang kan kubeli. Membayangkan DISNEYLAND Hong Kong… Hohohohohoho..

Nyari di website dan nyoba ngeklik ini. Semakin bersemangatlah aku. Kapan datang waktu itu? Waktu ketika aku bermain bersama MikiMos dan DonalBebek?