Mengecat Air di Kertas

Pada suatu hari, aku turut Mamin Ditut ke coffee shop bernama 1/15. Rupanya Mamin sedang bersama teman-teman yang senang berkarya dengan CAT AIR!

Aku memoto kertas yang berisi coretan asal dari pada pelukis cat air hari itu

A photo posted by Alderina (@alderina) on

Memang kalau diperhatikan akhir-akhir ini banyak teman-teman Twitterku yang memulai gerakan menggambar keseharian mereka dengan cat air. Menarik dan menyenangkan melihat cantiknya hasil gambar dengan cat air. Apalagi saat tahu prosesnya. Bisa dibilang mereka sedang melukis. Melukis dengan cat air.

Padahal dulu, kalau mendengarkan kata melukis, aku merasa kegiatan itu begitu serius dan sulit. Pada hari itu, aku menyadari bahwa melukis dengan cat air tidak sesulit yang aku bayangkan. Hari itu ada @CForCalligraphy yang sedang meminjami @masova alat kaligrafinya. Juga ada @sibebo, @liaspace dan Tita. Tentunya the precils yang diwakili oleh Leia dan Neo juga hadir dan menggambar. Aku aja yang hari itu malah bengong-bengong melihat aktivitas mereka sambil mengerjakan beberapa presentasi di laptop.

Akhirnya pada hari Minggu, aku mampir ke toko peralatan dan membeli sebuah buku gambar, sekotak cat air kecil, 3 kuas, sekotak pensil warna yang bisa jadi cat air, pensil, rautan, penghapus dan spidol tahan air. Aku berencana mencoba belajar melukis dengan cat air. Karena kata orang, “Semua orang pasti bisa menggambar.” Kata Mamin Ditut, “Cat air ini enak, ketidak sempurnaan kita bisa nampak sempurna karena hasil akhirnya cantik…”

Watercolor Supply

Aku pun memutuskan untuk mencoba menggambar bunga dan dedaunan. Mengapa? Karena obyek bunga dan tanaman menurutku yang paling tampak indah kalau dilukis dengan cat air yang cenderung berwarna tipis dan saling bercampur.

Nanti kita lihat ya bagaimana hasil melukisku 😉

Oh iya, ini ada video tutorial menggambar bunga yang aku sukai:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge