Mar 8
Suka bingung ya sama mereka yang berpikir aku punya asisten rumah tangga yang kerjakan semua hal untukku. Halooo, omaku itu super ga mau kamarku dimasukin orang tak dikenal. Tidak akan pernah deh ada seorang asisten rumah tangga masuk kamar di rumah kami. So kebersihan kamar dan kerapian menjadi tanggung jawab masing-masing pemilik kamar. Kalau diem-diem minta tolong asisten rumah tangga bersihin, pasti dimarahin, ga tau de gimana kok bisa ketahuan. Tapi sudah 6 tahun terakhir ini aku tidak ada asisten rumah tangga. 2 tahun kemarin ada asisten rumah tangga yang datang tiap pagi untuk bantu cuci baju, setrika, bersihin kamar mandi dan buang sampah. Tapi sekarang Ibu Yenny pergi ke Batam, bekerja dan melarikan dari suaminya yang hobi KDRT. Huhuhu.. Totally missing her actually.
Kangen Ibu Yenny karena orangnya jujur, bersihan banget jadi kamar mandi tuh putih kincling cling dah. Terus orangnya tuh mau gitu nolong cuci piring dll padahal ga ada perjanjian cuci yang lain. Kadang malah bantuin kakak masak. Sukanya nongkrong di rumah aku karena emang rumah dia di kampung belakang dan jualannya dia di seberang rumah, jualan es kelapa muda itu. Orangnya suka nangisan.. Hihihihi...
Om dan Tanteku cenderung akan pindah ke rumah ini. Tambah banyak orang kan? Penambahan orang dengan kebiasaan beda dalam cara hidup dan terutama memakai kamar mandi, cukup bikin kamar mandiku JOROK terus. DOH! Padahal kamar mandiku tuh putih semua dan putih dah pokoknya, jadi sepatu kalau masuk kamar mandi keliatan langsung deh. Ihhh, mana ada aja yang kalau mandi curtainnya kurang sempurna tertutup atau air di badan menetes-netes di lantai kamar mandi. Bikin kamar mandi jadi basah dan jorok karena becek-becek ga enak. Kamar mandiku harusnya kamar mandi kering.Btw, mereka tuh dari tahun lalu mau pindah, rumah/apartemen di belakang udah siap ditempatin. Tapi ga segera pindah, padahal bisa dibilang tiap hari mereka tidur di sini, kalau ga di kamar tamu ya di kamar mereka di atas (sudah ada 1 kasur). Kok gak ndang gitu, kadang pulang ke rumah yang sekaran hanya untuk ambil baju. Hehehehe.. (curcol abis dah)
Berhubung semua lagi pada ke Bali dan aku di rumah berdua dengan kakak Fosa, maka aku tadi tidak tahan untuk tidak bersihkan kamar mandi. Hal pertama adalah saluran pembuangan yang sepertinya penuh dengan rambut-rambut. EUYHHHHH... Jijik banget tadi ambilin rambutnya.. Huhuhuhu... jijik... *masih kebayang* dan tiba-tiba kepikir Bu Yenny, kalau ada bu Yenny saluran ini tuh PUTIH bersih dibersihin tiap dia cuci kamar mandi. Ga bayangin, kok bisa ya? Terus aku gosok sedikit daerah-daerah yang terlihat berjamur. Inilah enaknya kamar mandi kering, daerah yang berjamur tidak terlalu luas karena kan yang ga pernah kena air ya ga ada jamurnya gitu. Erghhh... aku emang suka beberes rumah di malam hari ketika semua orang sudah tidur. Sapu sama pel sih ada kakak yang tiap pagi. Tapi kamar mandi, kamar sendiri, ya beresin dan bersihin sendiri. Demi supaya diriku tidak pemalas dan supaya ga usah jadi orang sombong. Korelasinya opo ya? Masak mie ya, masak sendiri... Bu Yenny segeralah putuskan kontrak kerjamu, dan kembalilah...
Ps. si Bu Yenny kemarin telpon mamaku dan minta balik tapi dilarang karena kontrak kerjanya masih belum kelar. Dia mah bahagia banget kerja di sini. Kesian di Batam, nangis-nangis mulu. Hm...