Ngomongin Tujuan dan Alasan

Tidak mudah menjadi saya. Mengapa? Karena saya orang yang impulsif. Sering berubah pikiran dalam waktu sekejap. Ada baiknya ketika saya membutuhkan perubahan dalam hidup. Banyak buruknya karena saya menjadi lelah, kelelahan dan kebingungan. Tepat pada saat sekarang ini saya lelah. Saya bingung. Saya pusing. Saya tidak tahu harus mengambil keputusan seperti apa. Sudah diambil namun berubah, apakah karena keteguhan hati saya yang kurang? Entahlah, mungkin. Saya punya banyak keinginan, cita-cita dan mau. Tapi saya sering lupa mana tujuan utama saya. Semua masalah saya sekarang dapat diatasi kalau saya ingat akan tujuan dan alasan saya hidup. Kalau saya JELAS apa yang saya ingin capai. Hidup memang tidak selalu menyajikan segala sesuatu yang kita inginkan di sebuah piring. Namun hidup itu bukan penguasa kita. Kita yang mesti menentukan hidup kita mau kemana. Ngomonginnya gampang, mraktekinnya susah. Susah karena keteguhan hatinya sangat rapuh. Loh, jadi saya rapuh dong. Iya saya rapuh. Saya bahkan bukan hanya rapuh namun bodoh. Harusnya saya bisa mengambil keputusan dengan lebih benar, tapi saya lupa melakukannya. Baiklah, mari mengumpulkan serpihan-serpihan otak, hati dan keteguhan. Siapa tahu saya bisa kembali ke jalan yang benar.
Loading mentions Retweet

Comments (0)

Leave a comment...

 
Got an account with one of these? Login here, or just enter your comment below.
Posterous-login    Connect    twitter