#NikahBanget di Yogyakarta

Pada suatu hari, Skypeku menampakkan signal bahwa Tikabanget mencari perhatianku. Aku sudah geer, merasa dicari-cari oleh perempuan yang biasanya dicari-cari oleh banyak orang. Ternyata, dia menyampaikan kabar baik mengenai tanggal pernikahannya bersama mas @ran96a yang baik hati. Aku senang dan merasa gaya sekali karena Tika menyatakan kalau yang tahu berita ini masih belum banyak dan dimohon tidak disebarkan secara membabi buta. Langsung pada saat itu, aku pesan tiket pesawat dan mendapatkan harga yang masih sangat murah pakai Air Asia.

Namun tak lama setelah itu, @ndorokakung dengan hebohnya mengumumkan di twitter kalau Tika akan menikah. Sungguh situasi yang sangat membingungkan, karena setahuku masih belum boleh mengumbar berita bahagia ini. Aku pun tetap diam sambil memandang penuh kecurigaan pada Ndoro.

Tibalah pada hari yang dinantikan yaitu Sabtu, 30 April 2011.  Hari di mana diriku, Pitra, Mbak Ajeng, Kitin, Goenrock dan Anang bersama-sama dalam sebuah pesawat Air Asia menuju Yogyakarta. Nongkrong kelamaan di Terminal 3 yang cantik, tidak membuatku merasa bete. Untunglnya segelas kopi dari Starbucks adalah sogokan tepat. Padahal ya beli sendiri dan bukan disogok orang. Tak lupa beli Bakmie GM untuk @aralle dan kawan-kawan di Yogyakarta yang sudah ribet banget ngurusin kami yang dari Jakarta.

Sampai di Yogyakarta, ditraktir mobil sama Anang (hore!) dan aku didrop ke Puri Chorus. Sebuah hotel kecil yang bersih dan terasa seperti rumah sendiri. Tempat yang sangat kurekomendasikan untuk menginap. Lokasinya di daerah Gejayan, belakang RRI Gejayan. Kebanyakan pada tahu sih. Di Puri Chorus ada sebuah sepeda cantik. Sebenernya yang cantik tasnya yang nempel di sepeda itu sih.

Nah di Sabtu ini, aku ngga ke acara siraman Tika, karena acara siraman adalah acara nangis-nangis yang biasanya bikin ngga tega. Mending jalan-jalan ke Malioboro beli sandal dan patung aneh-aneh buat oleh-oleh. Untung ada @si_enthon9 yang jadi tuan rumah nemenin aku dan @farahmangun muterin Malioboro.

Setelah belanja, aku menyusul @beradadisini @iphann @nanathnadia @nonadita makan di Pasta Gio. Kabarnya yang masak tuh anak-anak, dulu buka warung ini sewaktu masih 14 tahun dan sekarang sudah besar. Setelah kenyang, diputuskan untuk karoke. Rupanya yang berminat karokean itu banyak, jadi pada nyusul deh satu-persatu. Dengan sepenuh hati dan tidak anggun, telah bernyanyilah aku di sana. Malu tapi suka. Setelah lelah bernyanyi, aku dan @natalixia yang sekamar pulang untuk istirahat. Nebeng mobilnya @adityasani untungnya. Pesan dulu gudeg mercon yang enak buanget itu!

Di hari Minggu yang ceria, aku terbangun karena @natalixia yang sedang mandi. Karena aku latah, maka aku ikutan mandi. Tadinya ngga bermaksud datang ke Akad Nikah  tapi karena banyak yang datang dan kami sudah mandi. Bergegaslah aku dan Nat ke Akad Nikah Tika. Sayangnya karena perencanaan tidak matang, aku dan Nat terlambat. Tapi tidak terlambat untuk makan siang gratis… Hore! Setelah Akad Nikah, aku tetap duduk-duduk di sana. Ngobrol-ngobrol dan sempat lihat hasil foto pre wedding, lihat kamar pengantin dan menemukan salah satu seserahan si Tika ada produk @iDOVEit nya loh 😀 #sayangklien deh pokoknya diriku ini. Lalu, karena ada mawar, aku berpose ala @_supermomo.

Selain itu, aku juga berpose ala Dewi Sri bersama pengantin

Dari sana, balik ke Puri Chorus untuk ganti baju. Soalnya sumuk kalau pakai kebaya-kebayaan itu. Karena begitu banyak orang yang ke Yogyakarta, ribet sekali mau ikut rombongan yang mana. Jadinya aku bersama @hermansaksono @aralle @mistymimit dan @farahmangun jalan-jalan sendiri. Ngapain? Makan di Spesial Sambel. Yo oloh, indahnya hidup kalau makan Spesial Sambel. Di Spesial Sambel, ketemuan dengan Om Yudis dan Kakak Faniez. Kepedesan dilakukan bersama-sama selalu lebih indah. Dilanjut dengan keliling ga jelas mencari makanan lain. Tiba-tiba teringat di tengah jalan kalau ada kopdar begobet oleh kang @lantip maka meluncurlah kami ke Semesta.

Akhirnya di pesta pernikahan Tika – Rangga. Ramai sekali dengan banyak orang. Wajah-wajah orang yang biasanya jarang ada di satu tempat yang sama, saat ini tampak. Tampak cantik dan gagah semuanya. Padahal di luar hujan deras mengguyur, cukup banyak orang yang hadir. Makanan pun berlimpah ruah. Sayang tidak ada babi.

21 thoughts on “#NikahBanget di Yogyakarta”

  1. #nikahbanget adalah wedding blogger tahun ini ya Pon?
    keyennn dehhh

    selamat buat mbak Tika dan Rangga, semoga langgeng teyusss

    BTW kapan nih Popon berfoto ala Rusa??? hehe

  2. #nikahbanget adalah wedding blogger tahun ini ya Pon?
    keyennn dehhh

    selamat buat mbak Tika dan Rangga, semoga langgeng teyusss

    BTW kapan nih Popon berfoto ala Rusa??? hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge