Buah Kemang

Pertama kalinya berjumpa dengan BUAH KEMANG.

Kata Wikipedia:
Kemang adalah pohon buah sejenis mangga dengan bau yang harum menusuk dan rasa yang masam manis. Pohon ini berkerabat dekat dan seringkali dianggap sama dengan b injai. Akan tetapi beberapa pakar menyarankan untuk memisahkannya dalam jenis tersendiri, Mangifera kemanga.

Kemang juga dikenal dengan nama lain seperti palong (bahasa Kutai, Kaltim).

Terkenal

Topik ini nampaknya makin menarik akhir-akhir ini. Semua orang ingin jadi terkenal. Tentunya dengan cara instan. Meski instan caranya, diharapkan terkenalnya lama. Nah ini kemudian membingungkan. Tapi ya apa salah?

Pertanyaan pertama, mengapa ingin terkenal?

Banyak orang terkenal, awalnya tidak bermaksud terkenal. Misalnya Einstein. Dia hanya ingin memecahkan misteri lewat ilmu. Atau seperti Van Gogh. Dia hanya ingin melukis. 

Well, bisa juga sih sebenernya mereka hanya ingin terkenal… Hanya saja, effort untuk mereka jadi terkenal begitu besar. Hal yang sangat asing bagi generasi sekarang. Generasiku. 

Effort menghabiskan waktu berjam-jam di lab atau memandangi campuran cat. Mengapa harus berjam-jam membaca literatur kalau ada Wikipedia? 

Pertanyaan kedua, memangnya setelah terkenal mau apa?

Kegelisahan ingin tenar ini sering kali membingungkan. Loh kalau sudah tenar dan terkenal, apakah kemudian mendadak dunia ini jadi adil dan semua orang hidup sejahtera? Nampaknya memang bukan hal seperti ini yang diinginkan oleh mereka yang sibuk ingin terkenal.

Tapi ya mungkin memang inginnya jadi pusat perhatian saja. Seperti aku. Semua teman yang tahu dan bercengkrama denganku, sadar betul betapa aku ingin terkenal dan jadi pusat perhatian. Hanya saja, tidak banyak yang kenal denganku dan tahu bahwa keinginan terkenal itu hanyalah ekspresi nyinyir.

Pertanyaan ketiga, memang bisa terkenal hanya dengan cari perhatian di media sosial?

Bisa. Bisa. Bisa.

Tapi ya hanya jadi noise. Jadi keributan tak berarti. Tidak ada sumbangsihnya. Memang harus diakui, banyak sekali orang yang suka pada noise. Karena tidak perlu banyak berpikir, tinggal telan dan kenyang. Sayang sekali, banyak noise yang bukannya bikin sehat malah bikin sakit-sakitan.

Pertanyaan keempat, benarkah itu yang diinginkan?

Bisa jadi iya. Bisa saja tidak, kemudian merasa malu dan mengubah hidup.

Hmmm lalu bagaimana?

Sama seperti banyak brand yang mengejar engagement, orang yang mengejar ketenaran dengan serius memikirkan apa yang akan dipost. Apa yang akan ditulis. Apa yang akan diapakan. 

Menurutku pribadi, ketertarikan akan tercipta saat yang dikejar INVOLVEMENT, bukan sekadar ENGAGEMENT. 

  1. Pilih topik yang memang secara pribadi kamu peduli dan sangat terlibat di dalamnya.
  2. Menarik orang untuk peduli pada sebuah topik.
  3. Membuat mereka mengetahui dengan betul topik tersebut.
  4. Memperlihatkan nilai yang akan didapatkan apabila seseorang tertarik dengan topik tersebut.
  5. Mengajak mereka untuk turut menjadi bagian dari topik tersebut.

Orang pun tertarik. Persona jadi terkenal atau brand mendapat pengikut. Persona atau brand pun jadi berusaha keras agar dialog-dialog yang terjadi dapat menghasilkan pemutakhiran.

Apakah kamu tahu persona atau brand yang sudah melakukan ini?

Resep: Sambal Matah Kecombrang

Kecombrang, sebuah bunga yang lagi trendy jadi campuran makanan di resto mahal. Di beberapa daerah di Indonesia, namanya berbeda-beda. Misalnya Rias untuk orang Batak, Kecicang kalau di Bali, Kincung kalau di Medan dan Honce. Begini bentuk kecombrang yang ditemukan Mpok Ijah di pasar sebelah:

Kecombrang langsing

Kecombrang punya rasa yang cukup unik. Ada rasa asam saat digigit tapi tidak terlalu asam jadi pas sekali untuk campuran sambal matah.  Keunikan kecombrang ada pada wanginya yang semerbak. Menarik sekali ketika sudah dicampurkan dalam makanan. Istilahnya memberikan pengalaman tidak hanya di lidah tapi juga di hidung. Hihihi. Jadi bagaimana cara buat sambal matah kecombrang?

Continue reading Resep: Sambal Matah Kecombrang

Flat White or Latte or Cappuccino?

Gara-gara membaca tulisan Fast Company tentang Flat White yang baru-baru ini disajikan oleh Starbucks Amerika, aku jadi mengingat bagaimana campuran kopi dengan susu yang aku sukai. 

Perjalananku dengan kopi cukup panjang. Tapi memang sejak Starbucks membuka gerai pertamanya di Surabaya, Tunjungan Plaza 4. Aku meminta seorang teman yang asli dari Jakarta untuk mengajariku memesan kopi di Starbucks. Yep, minuman pertamaku adalah Frappucino. Oh, that dark time… 

Dulu aku berpikir semua kopi dengan susu adalah latte. Tapi makin ke sini, aku semakin tahu ada beragam nama untuk kopi dengan campuran susu. Pembedanya ada pada jenis susu yang dicampur. Bisa susu yang difoam atau susu yang disteam atau bisa juga SUSU MIKRO FOAM. MIKRO FOAM. Ada banyak jenis ya….

Selain susu, cara menyeduh kopi yang akan dicampur juga menjadi pembeda. Tapi di tulisan kali ini, aku membahas hanya soal minuman kopi berbahan dasar espresso. Tiga kopi dengan susu yang paling terkenal sementara ini adalah… Continue reading Flat White or Latte or Cappuccino?

Tas yang Diinginkan: Bao Bao Issey Miyake

Menurutku, tas yang lucu dan fungsional tapi tetap gaya adalah tas dari Bao Bao Issey Miyake ini.

Bao bao rock1large-black
Rock-1 Tote Large SS15

 

Menurut official web Baobao, harga Rock-1 Tote Large SS15 adalah US$985.

Bao bao Lucent Basic_black
Lucent Basic Tote

 

Menurut official web Baobao, harga Lucent Basic Tote adalah US$425.

Bao baoprism basic_black
Basic Prism Tote

 

Menurut official web Baobao, harga Basic Prism Tote adalah US$595. 

Nah, pertanyaannya, apakah toko online yang menjual Bao Bao Issey Miyake di Indonesia? Punya rekomendasi?

Pengalaman Pertama Weaving Bersama Living Loving

Betapa menyenangkannya kumpul-kumpul bersama orang-orang yang sama-sama suka melakukan suatu hal yang sama. Hari Minggu, 1 Maret 2015 kemarin, aku belajar skill baru yaitu skill menenun atau weaving. Bersama Living Loving dalam sesi #LLafternoondelight #LLweaving 😀

Rupanya membuat tenunan itu tidak mudah. Apalagi kalau benang yang dipakai benang kecil-kecil. Membutuhkan kesabaran luar biasa dan logika yang jalan. Kemarin aku weaving dengan logika berantakan jadi ukuran segitiganya salah. Hahaha. Tapi rupanya tidak ada masalah, setelah ditenun sampai atas, lucu-lucu aja. Continue reading Pengalaman Pertama Weaving Bersama Living Loving

Tokyo Skipjack, Steak Citarasa Jepang di Jakarta

INI ADALAH STEAK KESUKAANKU! Medium US Rib Eye atau Sirloin dengan saus Honey Mustard yang dimakan bersama jagung manis bakar dan bayam saus segar (sampai saat ini hanya ketemu di Tokyo Skipjack). 

Sungguh sejak hadirnya Tokyo Skipjack, aku hanya bisa berpikir tentang makan steak di Skijpack, setiap kali ada yang bertanya soal makan enak. Padahal dulu, pilihan makananku jauh lebih banyak. Misalnya sushi atau masakan lain. Sekarang, steak terus yang ada di pikiranku. Hihihi.

Menariknya, Tokyo Skipjack ini bukan steak mahal namun memiliki kemampuan memasak seperti restaurant mahal. Kalau di restaurant mahal, kita akan ditanya tingkat kematangan steak yang akan dinikmati. Nah di Tokyo Skipjack juga demikian. Ditanya maunya makan steak dengan tingkat kematangan apa. Mulai dari Medium Rare sampai Well Done. Mungkin bisa juga yang Rare, tapi siapa ya mau makan steak Rare? O_O Dari FBnya Tokyo Skipjack, ini dia chart tingkat kematangan steak di Tokyo Skipjack.
Doneness Steak Tokyo Skipjack

Pembuat cita rasa Jepang di Tokyo Skipjack adalah saus dan pelengkapnya. Sausnya ada yang Japanese Chimicuri dan modifikasi sambal Jepang, Wasabi. Selain itu pada salad bayam yang sangat aku sukai, ada saus nikmat bertabur wijen. Saus ini menurutku punya cita rasa Jepang yang khas. 

 Lalu yang seru, mereka bikin aplikasi untuk iPhone atau iPad. Lucu banget sih ada appnya. Di appnya lagi ada berita soal saus kesayanganku, honey mustard!

 Dan ini dia crew yang sangat tanggap, sigap dan apal sama pesenanku 😛 Beberapa sudah tidak ada di Tokyo Skipjack tapi masih ada juga beberapa. Fotonya diambil dari FB Tokyo Skipjack.Tokyo Skipjack Crew

Tokyo Skipjack
Jakarta
Jl. Bulungan 16 Jakarta Selatan
Phone: (021) 99725000

Bali
Jalan Kayu Cendana No. 1,
Seminyak, Bali 80361
Phone: (0361) 730986

Twitter @TokyoSkipjack (kurang update ya)

Menginap di Ibis Styles Mangga Dua Square Hotel

Atas undangan Accor, aku bersama beberapa teman menginap di Ibis Styles Mangga Dua Square. Sebelum menginap, kami diajak untuk ikut acara Grand Opening Ibis Styles Mangga Dua Square. Seru! Ini dia foto-foto kamar dan perlengkapan apa saja yang ada di kamarnya. Continue reading Menginap di Ibis Styles Mangga Dua Square Hotel

Kereta Api Sriwedari Dari Jogja ke Solo

Naik kereta api dari Yogyakarta ke Solo tidak sulit sama sekali. Bahkan sangat nyaman, on time dan aman. Demikian pengalamanku naik KA Sriwedari dari Yogyakarta ke Solo dan dari Solo ke Yogyakarta pada libur Imlek kemarin. Keretanya pun sangat amat bersih dengan pemandangan sawah-sawah di kanan kiri. Harganya pun tidak mahal. Seorang dipungut IDR 10,000 atau IDR 20,000, tergantung jadwal.

Sedikit foto dari jalan-jalan kemarin…

Continue reading Kereta Api Sriwedari Dari Jogja ke Solo