Lawas 613 Cafe Yogyakarta

Dalam rangka masih berada di Jogja dan pengen cek-cek tempat baru ngopi-ngopi, aku dan Anida memutuskan untuk mencoba kedai kopi Lawas 613. Rupanya dari Greenhost Hotel, Lawas 613 ini dekat sekali. Lebih tepatnya ada di jalan yang sama yaitu Jalan Prawirotaman 2, Jogjakarta.

Bagaimana pengalamanku dan Anida mencicipi cafe ini?

Continue reading Lawas 613 Cafe Yogyakarta

Flat White or Latte or Cappuccino?

Gara-gara membaca tulisan Fast Company tentang Flat White yang baru-baru ini disajikan oleh Starbucks Amerika, aku jadi mengingat bagaimana campuran kopi dengan susu yang aku sukai. 

Perjalananku dengan kopi cukup panjang. Tapi memang sejak Starbucks membuka gerai pertamanya di Surabaya, Tunjungan Plaza 4. Aku meminta seorang teman yang asli dari Jakarta untuk mengajariku memesan kopi di Starbucks. Yep, minuman pertamaku adalah Frappucino. Oh, that dark time… 

Dulu aku berpikir semua kopi dengan susu adalah latte. Tapi makin ke sini, aku semakin tahu ada beragam nama untuk kopi dengan campuran susu. Pembedanya ada pada jenis susu yang dicampur. Bisa susu yang difoam atau susu yang disteam atau bisa juga SUSU MIKRO FOAM. MIKRO FOAM. Ada banyak jenis ya….

Selain susu, cara menyeduh kopi yang akan dicampur juga menjadi pembeda. Tapi di tulisan kali ini, aku membahas hanya soal minuman kopi berbahan dasar espresso. Tiga kopi dengan susu yang paling terkenal sementara ini adalah… Continue reading Flat White or Latte or Cappuccino?

Tanamera Coffee

20140701-083725-31045385.jpg
Kopi putih rata ini begitu nikmat.

Dalam rangka ingin mencoba sebuah tempat ngopi baru yang sedang trending di kalangan anak kopi, aku sempatkan diri mengunjungi Tanamera Coffee di suatu hari Minggu yang cerah.

Masuk ke tempat ngopi ini langsung disambut dengan aroma kopi yang kuat. Beda dengan tempat kopi lain yang aroma tempatnya malah aroma rokok atau makanan. Mungkin juga karena di bagian belakang tempatnya ada alat panggang kopi ya. Jadi aromanya kencang sekali.

Flat white langsung dibuatkan. Diantar ke tempat dudukku di luar. Disesap. Gembira.

Rasanya? Menurutku kopinya memang terasa lebih proper dibandingkan dengan kopi-kopi di tempat ngopi lain. Maaf bukan reviewer kopi yang bagus. Hanya saja dibandingkan dengan Starbucks atau Anomali, aku jauh lebih suka kopinya Tanamera. Coba nanti aku pergi lagi terus serius pas minum. Kemarin perginya pas ngambek sih :p